BRMP-TROA Adakan Pelatihan Bahasa Isyarat sebagai Upaya Ciptakan Layanan Ramah Disabilitas
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya bagi penyandang disabilitas, Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik (BRMP-TROA) menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Isyarat.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Nur Intan Safira Abrilian, S.Pd., guru SLB-B Tunas Kasih 2 Bogor, yang membimbing peserta dalam memahami dasar-dasar komunikasi menggunakan bahasa isyarat. Kegiatan dibuka oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Dini Florina, S.P., didampingi oleh Ketua Tim Kerja Layanan dan Pendayagunaan Hasil, Lindiana, S.P., M.Si., serta dihadiri oleh Tim Layanan BRMP-TROA.
Belajar bahasa isyarat tidak hanya melatih daya pikir, konsentrasi, dan keterampilan kognitif, tetapi juga menumbuhkan rasa empati, menghargai perbedaan, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya inklusivitas. Dengan kemampuan berbahasa isyarat, peserta dapat menjalin komunikasi yang lebih ramah, terbuka, dan setara dengan penyandang disabilitas Tuli. Hal ini juga membuka ruang interaksi sosial yang lebih luas sekaligus mempertegas komitmen BRMP-TROA dalam menghadirkan layanan publik yang transparan, inklusif, dan humanis.
Melalui pelatihan ini, BRMP-TROA berharap dapat semakin meningkatkan kualitas Layanan Prima, serta menciptakan lingkungan kerja yang ramah dan terbuka bagi semua pihak, termasuk penyandang disabilitas. (Efn/TROA)
#PelatihanBahasaIsyarat #LayananPrima #Inklusi #AgroModern