BRMP TROA Dorong Hilirisasi Jambu Mete melalui Bimbingan Teknis Budidaya dan Pengolahan Pascapanen
Kabupaten Jeneponto – Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik (BRMP TROA) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Budidaya dan Pengolahan Pascapanen Buah Semu Jambu Mete di Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Senin (21/9).
Bimbingan teknis dibuka oleh Kepala BRMP TROA, Prima Luna, S.TP., M.Si., Ph.D., dan dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto, Hardin Nasri, S.P., MM, perwakilan BRMP Sulawesi Selatan, Farida Arief, S.P., MP, Kepala Desa Gunung Silanu, Nasrullah, S.Pd.I, penyuluh pertanian, serta petani jambu mete dari berbagai wilayah di Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.
Kepala BRMP TROA menyampaikan bahwa selama ini buah semu jambu mete banyak yang dibuang. Karena itu, kita coba ajarkan kepada petani, penyuluh serta kelompok wanita tani bagaimana mengolahnya menjadi berbagai produk, seperti sirup, dodol, permen, bahkan sampai dengan abon dari buah semu jambu mete,” ujar Prima Luna.
Materi budidaya disampaikan oleh Maya Marian, S.P., M.Si., meliputi persyaratan tumbuh, persiapan lahan, penanaman, pemupukan, hingga pemangkasan dan pembentukan tajuk. Sementara materi pascapanen disampaikan oleh Ediningsih, S.Si., M.T., mulai dari panen, pembersihan, pemisahan biji, penanganan buah semu, hingga pengolahan dan pengemasan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong hilirisasi jambu mete, dengan mengembangkan hasil pertanian tidak hanya sebagai bahan mentah, tetapi menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.
BRMP TROA terus mendorong penerapan teknologi budidaya, penanganan pascapanen, dan pengolahan hasil untuk meningkatkan nilai tambah komoditas jambu mete agar terciptanya peluang ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Jeneponto.