BRMP TROA Hadiri Rapat Komite Nasional Codex Indonesia Bahas Penguatan Keamanan Pangan
Jakarta – Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik (BRMP TROA), Prima Luna, S.TP., M.Si., Ph.D., menghadiri Rapat Komite Nasional Codex Indonesia sebagai perwakilan Kementerian Pertanian di Kementerian Perindustrian pada Senin (13/7).
Rapat ini menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk membahas berbagai isu strategis keamanan pangan yang berdampak pada produksi pangan nasional dan perdagangan internasional. Beberapa agenda yang dibahas meliputi penguatan sistem pengendalian keamanan pangan, hambatan ekspor, pengurangan Trans Fatty Acid (TFA), residu pestisida pada kopi dan kakao, kontaminasi aflatoksin pada pala dan produk olahan kacang, serta perkembangan Draft Standard for Cinnamon di tingkat Codex.
Kepala BRMP TROA, Prima luna menyampaikan bahwa penerapan Good Agricultural Practices (GAP) menjadi langkah penting dalam mendukung keamanan pangan dan peningkatan daya saing komoditas perkebunan.
"Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa pemerintah telah memiliki pedoman Good Agricultural Practices untuk beberapa komoditas perkebunan. Namun demikian, implementasi di lapangan masih perlu diperkuat, terutama dalam penggunaan pestisida yang sesuai ketentuan dan penerapan praktik budidaya yang memenuhi standar keamanan pangan. Kementerian Pertanian juga sedang mendorong penggunaan biopestisida sebagai alternatif pengendalian organisme pengganggu tanaman serta mengusulkan agar kegiatan pembinaan, bimbingan teknis, dan peningkatan kapasitas petani menjadi bagian dari program strategis hilirisasi perkebunan." ujar Prima luna.
Keikutsertaan BRMP TROA dalam forum ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Pertanian dalam mendukung harmonisasi standar keamanan pangan nasional dengan standar internasional guna meningkatkan daya saing komoditas rempah, obat, dan aromatik di pasar global.