BRMP TROA Menggelar Pelatihan Sertifikasi Benih Tanaman Biofarmaka
Bogor – Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik (BRMP TROA) menyelenggarakan Pelatihan Sertifikasi Benih Tanaman Biofarmaka secara luring dan daring pada Selasa (30/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pegawai dalam mendukung penyediaan benih biofarmaka yang bermutu, bersertifikat, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Pelatihan dibuka oleh Kepala BRMP TROA, Prima Luna, S.TP., M.Si., Ph.D., serta diikuti oleh para Koordinator IP2MP, pengelola Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS), pengelola rumah kaca, Pengawas Benih Tanaman (PBT), Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), dan tenaga teknis lainnya.
Dalam arahannya, Prima Luna menegaskan bahwa peningkatan kompetensi SDM menjadi kunci dalam menghasilkan benih biofarmaka yang berkualitas dan terjamin varietasnya.
"Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis mengenai proses sertifikasi benih sesuai regulasi yang berlaku. Kompetensi SDM yang semakin baik akan mendukung penyediaan benih biofarmaka yang berkualitas serta memperkuat peran BRMP TROA sebagai penyedia benih sumber yang terpercaya," ujarnya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) Provinsi Jawa Barat, yaitu Abas Alibasyah, S.P. dengan materi Regulasi Perbenihan Hortikultura dan Ir. Syafrien Ariantio, M.P. dengan materi Sertifikasi Benih Tanaman Obat, serta Januar Pismi yang menyampaikan dan mendampingi pemeriksaan tanaman di lapangan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap prosedur pemeriksaan pertanaman dan proses sertifikasi benih secara langsung di lapangan.
Melalui pelatihan ini, BRMP TROA berharap kompetensi pegawai dalam sertifikasi benih tanaman biofarmaka semakin meningkat sehingga mampu mendukung penyediaan benih unggul yang bermutu serta memperkuat perbenihan nasional. (Azw)