BRMP TROA Tingkatkan Kapasitas Petani di Bangka Tengah melalui Bimtek Budidaya Lada Berkelanjutan
Bangka Tengah – Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik (BRMP TROA) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Petani Calon Penerima Kegiatan Rehabilitasi Lada pada Rabu (22/7). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah ini merupakan bagian dari Program Strategis Kementerian Pertanian dalam mendukung rehabilitasi tanaman lada melalui peningkatan kapasitas petani.
Bimbingan teknis dibuka oleh Kepala BRMP TROA, Prima Luna, S.TP., M.Si., Ph.D., dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah, Dr. Dian Akbarini, S.Si., M.Si., perwakilan BRMP Kepulauan Bangka Belitung, Issukindarsyah, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Dr. Hj. Paramitha Messayu, S.Si., M.Sc., perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), penyuluh pertanian, serta petani lada dari berbagai wilayah di Kabupaten Bangka Tengah.
Dalam sambutannya, Kepala BRMP TROA menyampaikan bahwa rehabilitasi lada tidak hanya berfokus pada penyediaan benih atau sarana produksi, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kapasitas petani agar mampu menerapkan teknik budidaya yang sesuai dengan rekomendasi teknologi.
"Keberhasilan rehabilitasi lada sangat ditentukan oleh penerapan budidaya yang baik di tingkat petani. Kami berharap petani dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga produktivitas, mutu hasil, dan keberlanjutan usaha tani lada dapat terus ditingkatkan," ujar Prima Luna.
Melalui kegiatan ini, para petani diharapkan mampu memahami dan menerapkan teknologi budidaya yang tepat, mulai dari penggunaan benih unggul, pemeliharaan tanaman, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman.
Materi bimbingan teknis disampaikan oleh Dr. Ir. Nurliani Bermawie dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang memaparkan teknik budidaya lada, mulai dari pemilihan benih, pengelolaan tanaman, pemeliharaan kebun, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapang ke kebun lada di Desa Pinang Sebatang. Pada kesempatan tersebut, peserta melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi pertanaman, mengidentifikasi berbagai permasalahan yang ditemui di kebun, serta mendiskusikan rekomendasi penanganan sesuai dengan kondisi lapangan.
BRMP TROA terus berkomitmen mendukung pengembangan komoditas lada nasional melalui penguatan kapasitas petani, penerapan teknologi budidaya yang tepat, dan pendampingan berkelanjutan. (Azw)