Pengamatan OPT pada Tanaman Lada Perkuat Pengembangan Teknologi Pertanian Modern
Sukabumi, 18 Juni 2026 – Dalam upaya mendukung pengembangan teknologi budidaya lada yang lebih modern dan berkelanjutan, Tim Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) BRMP Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik melaksanakan kegiatan pengamatan hama dan penyakit pada tanaman lada di IP2MP Sukamulya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Pengamatan difokuskan pada gejala serangan hama penggerek batang lada (Lophobaris piperis) serta penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Phytophthora sp. Kegiatan dilakukan secara langsung di lapangan dengan mengamati kondisi tanaman yang menunjukkan gejala serangan pada bagian daun, batang, dan buah. Tim juga melakukan dokumentasi gejala untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai karakteristik kerusakan yang ditimbulkan oleh hama maupun penyakit.
Selain pengamatan visual, dilakukan pula pengambilan sejumlah sampel berupa daun bergejala penyakit, hama penggerek batang yang ditemukan di lapangan, bagian batang dan buah yang terserang, serta sampel tanah di sekitar tanaman. Sampel tersebut akan dianalisis lebih lanjut untuk mendukung kajian kesehatan tanaman lada secara menyeluruh.
Data yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan teknologi pengendalian hama dan penyakit yang tepat guna. Informasi tersebut juga akan mendukung upaya peningkatan produktivitas dan kualitas tanaman lada melalui penerapan budidaya yang lebih sehat dan efisien.
Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan pertanian presisi berbasis teknologi digital. Data lapangan yang terkumpul akan menjadi sumber informasi penting dalam pembangunan basis data kesehatan tanaman lada yang berpotensi dimanfaatkan untuk pengembangan sistem pemantauan, peringatan dini, dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, BRMP Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik terus berkomitmen menghasilkan inovasi teknologi budidaya lada yang modern, adaptif, dan berdaya saing guna mendukung pengembangan komoditas rempah nasional.