Tingkatkan Produktivitas Pala, BRMP TROA Kenalkan Teknik Grafting kepada Petani Kabupaten Bulukumba
Kabupaten Bulukumba – Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik (BRMP TROA) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Budidaya dan Pengenalan Teknik Grafting Tanaman Pala di BPP Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hilirisasi Perkebunan dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pala.
Bimbingan teknis dibuka oleh Kepala BRMP TROA, Prima Luna, S.TP., M.Si., Ph.D., dan dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba, Iwan Setiawan Suyuti, SP. MP, Kepala BRMP Sistem, Dr.Ir. Muhammad Thamrin, M.Si, perwakilan BRMP Sulawesi Selatan, Farida Arief, S.P., MP, penyuluh pertanian, serta petani Pala dari berbagai wilayah di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Kepala BRMP TROA, menyampaikan bahwa Kabupaten Bulukumba masih memiliki peluang untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pala. Menurutnya, pengembangan pala ke depan tidak hanya berfokus pada biji dan fuli, tetapi juga diarahkan pada pengembangan produk turunannya, seperti minyak pala dan olahan buah pala, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani.
“Pala tidak hanya dimanfaatkan biji dan fulinya. Ke depan, kita dapat mengembangkan minyak pala maupun produk olahan dari buah pala. Ini menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani,” ujar Prima Luna.
Materi budidaya pala disampaikan oleh Maya Mariana, S.P., M.Si., meliputi morfologi dan sifat tanaman, pemilihan bahan tanaman, persiapan lahan, penanaman, pemupukan, hingga pemangkasan. Sementara materi teknik grafting atau sambung pucuk disampaikan oleh Muhammad Zainuddin, Pengawas Benih Tanaman Mahir BRMP TROA. Teknik tersebut diperkenalkan sebagai salah satu metode perbanyakan vegetatif tanaman pala untuk mendukung pengembangan tanaman yang produktif.
Melalui kegiatan tersebut, BRMP TROA terus mendorong penguatan kapasitas petani dalam menerapkan teknologi budidaya dan perbanyakan tanaman pala. Upaya ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hilirisasi pala, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta membuka peluang pengembangan produk turunan yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani pala di Kabupaten Bulukumba.