• Jl. Tentara Pelajar No.3
  • (0251) 8321879
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
477 dilihat       17 April 2025

Pengamat: Layak Diapresiasi Publik, Panen Raya Padi 2025 Sangat Tinggi 

JAKARTA – Pengamat kebijakan publik dari Spora Communication, Dr. Rizky Fajar Meirawan, menilai capaian panen raya padi tahun 2025 layak mendapat apresiasi publik yang luas. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kinerja konkret Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

"Saya kira memang wajar Mentan Amran mendapat tingkat kepuasan publik tertinggi. Beliau berhasil memenuhi kebutuhan pupuk yang naik 100 persen, memangkas birokrasi yang berbelit, dan menjaga produktivitas pangan nasional di tengah tantangan El Nino," ujar Rizky.

Ia juga menyoroti langkah cepat Kementerian Pertanian dalam mengimplementasikan program pompanisasi dan pipanisasi untuk mengatasi kekeringan sebagai kunci keberhasilan peningkatan produksi.
 
“Jika tren ini berlanjut, saya optimis swasembada pangan bisa tercapai dalam waktu dekat. Kinerja Mentan Amran sangat konkret dan berdampak,” tegas Rizky.
 
Keberhasilan Mentan Amran dalam meningkatkan produksi pertanian nasional memang mendapatkan sorotan dan apresiasi luas, terutama setelah suksesnya panen raya serentak di 14 provinsi. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata kinerja yang terukur, responsif, dan berpihak kepada petani.
 
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang turut hadir dalam panen raya tersebut, menyampaikan apresiasi khusus kepada Mentan Amran atas kerja keras dan dedikasinya.
 
“Menteri Pertanian kerja sangat keras. Tiap kali saya cari beliau, selalu ada di sawah, ada di daerah. Satu hari di Kalimantan Barat, besoknya di Merauke, lalu di Lampung. Dan Alhamdulillah, sekarang kita lihat hasilnya,” ujar Presiden Prabowo, Senin (7/4/2025).
 
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional periode Januari–Maret mencapai 62,00 persen. Angka ini diperkirakan akan bertambah signifikan apabila dihitung hingga Januari–Mei, dengan proyeksi sebesar 16,62 juta ton atau naik 1,83 juta ton (12,40 persen) dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 14,78 juta ton. Ini menjadi capaian tertinggi dalam tujuh tahun terakhir dan mencerminkan pemulihan signifikan di sektor pertanian.
 
Sementara itu, total produksi gabah kering panen (GKG) pada periode Januari–Mei mencapai 28,85 juta ton, meningkat 3,18 juta ton atau 12,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 25,66 juta ton.
 
Menurut Mentan Amran, lonjakan produksi ini merupakan hasil dari serangkaian kebijakan strategis seperti percepatan tanam, distribusi pupuk dan benih unggul, modernisasi pertanian, bantuan petani, revitalisasi irigasi, hingga pengendalian impor pangan.
 
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama dan arahan langsung Presiden Prabowo. Kami ingin pastikan petani mendapatkan dukungan maksimal dan negara hadir saat dibutuhkan,” ujar Mentan Amran. Ia juga menambahkan bahwa serapan gabah oleh Bulog naik drastis hingga 2.000 persen, dari 35.000 ton menjadi 800.000 ton—tertinggi sejak tahun 2015.
 
Kebijakan penetapan Harga Pokok Penjualan (HPP) gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram juga dinilai sebagai insentif penting yang memperkuat daya beli petani dan semangat mereka di tengah tantangan perubahan iklim global.
 
Dampak kerja nyata Mentan Amran juga terlihat dari hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), yang menempatkannya sebagai menteri dengan tingkat kepuasan publik tertinggi, yakni sebesar 89,4 persen. Survei dilakukan pada 20–28 Januari 2025 terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia.
 
Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, menyatakan bahwa angka tersebut mencerminkan kuatnya dukungan masyarakat terhadap kebijakan dan program kerja Mentan Amran yang dirasakan langsung oleh publik.

Prev Next

- BRMP TROA


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP-TROA Dukung Gerakan Indonesia ASRI yang Dicanangkan Presiden Prabowo Subianto
    13 Feb 2026 - By BRMP TROA
  • Thumb
    BRMP-TROA Gelar Bimtek Panen dan Pascapanen Atsiri, serta Pengolahan Produk Atsiri
    12 Feb 2026 - By BRMP TROA
  • Thumb
    BRMP-TROA Kembali Raih Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 dari KAN
    11 Feb 2026 - By BRMP TROA
  • Thumb
    BRMP-TROA Terima Kunjungan Agroeduwisata dari TK Sekolah Sinar Indonesia
    09 Feb 2026 - By BRMP TROA
  • Thumb
    BRMP-TROA Terima Kunjungan Agroeduwisata dari Program Studi Farmasi Universitas Gunadarma
    05 Feb 2026 - By BRMP TROA

tags

AGRO MODERN BRMP BRMP PERKEBUNAN BRMP REMPAH OBAT Kementerian Pertanian

Kontak

(0251) 8321879
(0251) 8327010
[email protected]

Jl. Tentara Pelajar No.3
Cimanggu, Bogor Barat
Kota Bogor - Jawa Barat
Indonesia
16111

https://rempahobat.brmp.pertanian.go.id

© 2022 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat dan Aromatik. All Right Reserved